Sabtu, 29 Maret 2014

Kawaii Swiss Cake Roll Tutorial - Japanese Book Review : Chao Roll Deco Building More!


As if the Swiss Cake Roll was not pretty and cute enough as it is, now you can make the cutest darn cake rolls ever with the help of this great book:
Chao Roll Deco building more! 
Roll Cake Patterns, By Junko
Kawaii roll cake
Love Love This is a beautiful Hardcover Book with 87 pages of wonderful pictures, recipes, and inspiration! Love Love
This is the second book by this author who released the first book in 2010. After an insane response from readers who loved these patterned swiss roll cakes, this second book was released in 2011 featuring cute animal patterns and ultra kawaii kid patterns!
Kawaii swiss roll cake3

Some of the designs include; Relax Bear ( Rilakkuma Bear), Pikachu, Kappa Flower, Panda, Rabbit, Smile Faces, Trains, and much much more!
Kawaii swiss roll cake2

Relax, Pikachu, Kappa flower, panda, rabbit, Smiley Face, trains, etc. 
Kawaii roll cake5
Here is a close up showing how to pipe the little smile faces! So simple, so cute. 
Kawaii swiss roll cake 
I love just the plain polka dots on the right too! How perfectly kawaii is that! 
The Author, Junko has a Blog which she started in March of 2008 called "Cake Cute Twist a Little". 

Kawaii roll cake4
Kawaii swiss roll cake blog
Kawaiiswiss roll cake

Not only are these cakes really really cute and kawaii, but they are also super tasty. The author took great pride in making sure these recipes are moist and delicious. 
Scroll to the bottom of this post for a video promotional for this book from the author! 

Kawaii swiss roll cake
Kawaii roll cake relax bear
Kawaii roll cake relax bear
Each Recipe comes in an easy to cut out format, so you can take it out of the book, and keep the book super pretty while you are cooking with your recipe. 

Kawaii roll cake
Notice the creamy center! When I make these cakes, I love to use my own version of whipped cream which is only very lightly sweet, and has gelatin mixed into it to keep it stable. I am not sure what this author is using for her filling?

Kawaii roll cake


Kawaii roll cake

Kawaii roll cake

Kawaii roll cake

Kawaii swiss junko roll cake
I usually make my rolls to be a little thinner with more of a spiraling inside, but I am very intrigued to try to make them in this style. I think it works so well for putting fruits in the center of the cream! 
Kawaii roll cake nintendo
Same design with two different colorways. This book will inspire you to take her designs and turn them into many different styles to suit your own personal preference. 
Kawaii roll cake

Okay people in case you have not been inspired enough for one book, now lets check out all the amazing toppings she puts on the these bad boys!  Ears, really - how freakin'cute is that!?
Kawaii roll cake27
This is a beautiful topping! 
Kawaii roll cake panda bear
My Favorite :
Kawaii roll cake bunnies
Pink cake, with little bunnies, filled with strawberries and cream, then topped with strawberries, blueberries, candy bunnies, and chopped pistachios! 
As usual delicious and beautiful. 
This picture actually also got my thinking about how much those strawberries look like little gnome hats...I am getting inspired here people! 
Kawaii roll cake
Alright are some images of the back cover so you can get all the info you need to go out there any get a copy for yourself! 
Kawaii roll cake
Okay and one more parting shot for ya  : 
Kawaii roll cake bumble bee cake

Bakpao Berbentuk Lucu dan Unik Dengan Rasa Lezat inShare

 
Bakpao dengan bentuk yang lucu dan dijual di Four Rue
Bakpao dengan bentuk yang lucu dan dijual di Four Rue
Jepang punya kebiasaan sehat mengadopsi makanan dari budaya lain dan menyesuaikannya dengan lidah masyarakat lokal. Salah satunya adalah bakpao yang notabene asalnya dari China. Mereka pun kreatif menciptakan bakpao dengan bentuk tak biasa, seperti beruang, panda, anak ayam, dan babi.
Sebagaimana dilansir dari RocketNews24, Four-rue adalah kedai yang menjual bakpao dengan bentuk kepala hewan yang lucu tersebut. Four-rue sendiri bisa ditemukan di lantai bawah department store di Jepang.
Four-rue menawarkan empat bentuk bakpao kepala hewan. Yang pertama adalah babi dengan isi daging babi pula. Ada hiasan telinga dan hidung yang membuatnya tampak nyata.
Bentuk kedua adalah anak ayam. Sesuai bentuknya, bakpao yang satu ini juga memiliki isi puding manis yang bahannya dari telur ayam.
Sementara bakpao ketiga adalah panda. Tenang saja, isi bakpao yang satu ini bukan daging panda, melainkan biji wijen hitam. Bahan yang sama yang digunakan untuk membuat dekorasi telinga pada bakpao panda.
Terakhir, ada bakpao beruang dengan isi kedelai manis. Memang ketiga bakpao menawarkan cita rasa manis dan unik. Meskipun sayang dimakan karena bentuknya terlalu lucu, namun membiarkannya begitu saja juga sayang karena rasanya benar-benar enak.
Harga untuk setiap bakpao bentuk kepala hewan tersebut adalah ¥ 210.

Isi dari bakpao dengan bentuk yang lucu
Isi dari bakpao dengan bentuk yang lucu

Kamis, 20 Maret 2014

Berrylicious Macaron (Macaron dengan teknik Swiss Meringue)



Akhirnya, berhasil juga saya menaklukan Macaron, si kue mungil nan cantik ini :). Setelah beberapa kali mencoba membuat macaron dengan teknik French Meringue dan gagal, saya menemukan jodohnya dengan teknik Swiss Meringue ini. Oya, Macaron ini pada dasarnya sama dengan schuimpjes atau meringue secara teknik membuat maupun bahannya. Hanya saja, pada Macaron, selain putih telur dan gula halus, dia mengggunakan almond bubuk. Ciri khas Macaron adalah dia memiliki "kaki". Nah, untuk mendapatkan kaki ini yang rada tricky dan sulit menurut saya. Karena seringkali yang saya dapatkan adalah tidak ada "kaki" atau ada "kaki" tapi sebagian (pincang). Setelah saya mencoba teknik Swiss Meringue ini, Macaron saya sudah mulai ber"kaki" walo tidak semuanya, tapi itu saja sudah membuat saya senang sekali :). Apa beda teknik Swiss Meringue ini dengan French Meringue?
Umumnya orang lebih mengenal teknik French Meringue dikarenakan caranya yang lebih sederhana dibanding teknik yang lain. Teknik yang lain selain French Meringue adalah Swiss Meringue dan Italian Meringue. Semua teknik sudah saya coba, dan ternyata untuk saya Swiss Meringue lebih menjamin Macaron berhasil. Berikut penjelasan ke-3 teknik membuat Macaron yang saya dapat dari Buku Aneka Macaron Seri Memasak Femina Primarasa Dapur Modern:
  1. French Meringue: sesuai namanya, teknik berkembang di Perancis. Teknik French Meringue terbilang paling sederhana dibanding teknik yang lain. Putih telur dikocok bersama gula icing hingga kaku dan mengkilat, lalu dicampur dengan almond bubuk. Setelah itu diaduk hingga rata, dimasukkan ke dalam kantong plastik segitiga, dicetak, lalu dipanggang. Tetapi teknik ini cukup susah dilakukan di Indonesia yang beriklim tropis. Hawa panas dan kelembaban yang sangat tinggi membuat adonan cepat lumer dan tidak bisa "naik" saat dipanggang. (ini mengapa saya tidak pernah berhasil membuat macaron dengan teknik ini. karena rumah saya tidak ada AC, sehingga udara menjadi lembab, membuat macaron tidak memiliki "kaki").
  2. Italian Meringue: teknik ini cukup rumit karena memerlukan sirop gula panas. Karena itu diperlukan termometer gula untuk mengukur suhu sirop gula hingga mencapai 120°C. Meski sulit, adonan yang dihasilkan sangat stabil, halus dan creamy. Standing mixer sangat diperlukan untuk teknik ini, karena kita tidak akan mengalami kesulitan saat harus menyiapkan sirop gula panas dan mengocok putih telur dalam waktu bersamaan. (saya juga sudah mencoba teknik ini, dan hasilnya adonan terlalu encer. kemungkinan saya terlalu lama mengaduk adonan putih telur dan almond bubuknya. ditambah lagi waktu mengerjakan teknik ini, cuaca agak sedikit mendung. mungkin inilah faktor2 yang menyebabkan macaron teknik ini gagal hasilnya). 
  3. Swiss Meringue: teknik ini tidak terlalu rumit dan masih memungkinkan dikerjakan oleh satu orang dengan  mikser tangan. Intinya, putih telur dimatangkan lebih dulu dengan cara di-tim (bain marie). Karena putih telur sudah matang, maka adonan yang dihasilkan cukup stabil, padat dan tidak mudah lumer dalam suhu ruang.
Nah kemarin ini saya buat Berrylicious Macaron ini dengan teknik Swiss Meringue. Masih bersumber dari buku yang sama, berikut resepnya:

Berrylicious Macaron
Sumber: Aneka Macaron, Seri Masak Femina, Primarasa Dapur Modern
Bahan:
100 gr almond bubuk
100 gr gula icing
2 (± 80 gr) putih telur
100 gr gula kastor ------ gula kastor = gula pasir yang butirannya lebih halus
2 tetes pewarna makanan ungu ----- atau lebih sesuai selera
Olesan:
100 gr cokelat masak putih (white cooking chocolate), cincang kasar
2 sdm krim kocok
25 gr selai blueberry

Cara Membuat:
  • Campur almond bubuk bersama gula icing, proses dalam grinder/chopper hingga halus, ayak.


  • Didihkan air dalam panci, kecilkan apinya. Masukkan putih telur dan gula kastor dalam mangkuk tahan panas, taruh diatas panci berisi air mendidih (bain marie/tim). Kocok menggunakan whisker tangan hingga gula larut dan putih telur panas tetapi tidak sampai mendidih, angkat.


  • Lanjutkan mengocok dengan mikser berkecepatan tinggi hingga putih telur mengental. Tambahkan pewarna ungu, kocok terus hingga kaku.
  • Masukkan campuran gula icing-almond bubuk ke dalam adonan putih telur dalam 2-3 tahap. Aduk searah menggunakan spatula hingga rata. Bila adonan sudah jatuh dalam gumpalan saat disendokkan, hentikan pengadukan.
  • Panaskan oven suhu 150°C. Alasi loyang dengan kertas roti anti lengket. Masukkan adonan ke dalam kantong plastik segitiga, gunting ujungnya 2 cm. Semprotkan adonan ke atas loyang, bentuk bundar berdiameter 3 - 4 cm, beri jarak 4 cm. Ketuk2an loyang untuk mengeluarkan udara dari dalam adonan. Diamkan adonan ± 15 menit. 
  • Panggang dalam oven selama ± 7 menit, terbentuk kaki, kering, angkat, dinginkan. Lepaskan dari kertas alasnya.


  • Olesan: lelehkan cokelat putih dengan cara mengetimnya bersama krim kocok, angkat. Sisihkan/simpan dalam lemari es hingga dingin.


  • Olesi salah satu bagian kue yang datar dengan bahan olesan, semprotkan selai blueberry di tengahnya. Katupkan dengan sepotong kue lainnya. Diamkan selama 30 menit di dalam kulkas sebelum disajikan.
Catatan:
  • Pastikan almond bubuk dihaluskan sehalus mungkin. Dan setelah itu, almond bubuk harus diayak. Almond yang kurang halus (seperti punya saya) berakibat permukaan macaron tidak licin/mulus.
  • Adonan sebelum di-oven didiamkan dulu ± 15 - 30 menit, tergantung cuaca sampai permukaan Macaron kering dan tidak lengket ketika disentuh dengan jari. Karena di rumah saya tidak ada AC, maka untuk mempercepat proses pengeringan ini, adonan saya keringkan dengan dibantu kipas angin, supaya permukaan macaron benar2 kering. Ini penting agar nanti sewaktu di-oven, adonan macaron bisa naik dan menghasilkan "kaki". Kalau adonan tidak kering, bisa dipastikan Macaron tidak akan ber'kaki" nantinya.
 
Macaron yang berkaki sebagian dan tidak berkaki


  • Sebaiknya gunakan pewarna makanan berbentuk pasta bukan cair, terutama untuk mendapatkan warna Macaron yang agak tua. Seperti di kasus saya, karena saya hanya punya pewarna makanan cair, saya tidak berani memberi nya banyak2 karena takut adonan akan terlalu cair. Makanya, warna ungu yang saya punya tidak terlalu tua, karena saya tidak berani menuangkan pewarna terlalu banyak.
  • Pemberian warna dan esens (jika diperlukan) sebaiknya sebelum campuran gula icing-almond bubuk masuk. Karena begitu campuran gula icing-almond bubuk masuk, adonan tidak boleh terlalu sering diaduk. Berdasarkan pengalaman, terlalu sering adonan diaduk, berakibat adonan terlalu cair. Kalau adonan terlalu cair, maka macaron akan susah dicetak bundar dan butuh waktu lebih lama untuk mengeringkan permukaannya.
  • Berdasarkan pengalaman saya, lebih baik adonan terlalu kental ketimbang terlalu cair. Terlalu kental bisa diatasi dengan mengaduk adonan beberapa kali sehingga didapat konsistensi adonan yang tepat. Atau kalau kurang pengadukan, paling adonan tidak mulus permukaan nya (seperti punya saya). Idealnya, permukaan macaron itu mulus, tidak ada bekas spuitnya.
  • Gunakan loyang yang agak tebal dan rata permukaannya. Ini penting agar macaron tidak cepat gosong. Permukaan loyang yang rata membuat adonan bisa tercetak bundar. Pernah mencetak di loyang yang tidak begitu rata permukaannya, macaron nya jadi tidak bulat karena adonan lari2.
  • Macaron lebih lezat jika dimakan dalam keadaan dingin. Macaron yang sudah diberi isi, akan menjadi empuk, namun tetap renyah di bagian luarnya. Macaron yang sudah diberi isi tahan selama ± 1 minggu di dalam kulkas.
Berikut saya tambahkan tips agar sukses membuat macaron yang masih saya ambil dari buku yang sama:
  • Perhatikan cuaca. Macaron tidak akan "naik" bila dibuat saat kelembaban udara tinggi. Jadi pilihlah hari yang cerah dan tidak mendung. Waktu yang tepat untuk membuat macaron adalah siang hingga sore hari (pukul 12 - 18) saat tingkat kelembaban udara minim.
  • Pastikan wadah dan peralatan kering dan bebas dari minyak atau lemak, karena akan membuat putih telur tidak mengembang sempurna saat dikocok.
  • Tempatkan peralatan dan bahan2 sedekat mungkin dengan kita, sehingga tidak ada waktu terbuang untuk mencari bahan atau alat. Mengocok putih telur sangat riskan dan tidak boleh berhenti di tengah jalan. Waktunya pun harus pas, bila terlalu sebentar putih telur belum mengembang/kaku dengan sempurna. Sebaliknya, bila terlalu lama, akan membuat putih telur "pecah" dan cairan mengendap di bawah, terpisah dengan busanya.



sumber : http://wati-cookery.blogspot.com/2012/04/berrylicious-macaron-macaron-dengan.html